Dyah Argarini

Guru Bahasa Inggris di Madrasah Tsanawiyah Negeri 4 Kota Surabaya. ...

Selengkapnya
ADA APA DI PASKIBRA?

ADA APA DI PASKIBRA?

Siaaap grakkkk! Majuuu jalann!! Begitulah aba aba berjalan itu keras terdengar di telinga, lantang disuarakan oleh salah seorang siswi MTs Negeri 4 kota Surabaya yang sedang memberi komando teman temannya pada latihan paskibra, Pasukan Pengibar Bendera. Ada 16 anggota terdiri dari siswa dan siswi, dan 1 yang menjadi "komandan pletonnya" dibimbing mas Yoga, pembina eksrakurikuler Paskibra.

Beberapa kali saya amati, wah, mental anak anak ini benar benar berani mati. Betapa tidak, mereka berlatih hampir setiap hari, meski minim akomodasi dan konsumsi. Tak putus asa dan tak mau berhenti. Yah, mereka sedang mengejar sebuah ambisi. Ikut berlaga dalam sebuah kompetisi. Saya jadi terharu dan menangis dalam hati.

Kompak sekali barisnya. Terlihat lurus seperti garis sumbu di pelajaran matematika. Langkah kakinya terayun bersama. Seperti langkah kaki tentara. Berderap, karena suara sepatu yang beradu dengan paving batu di halaman madradah. Brak! Brak! Berhentiii, grak! Luruskan! Saya amati sang 'komandan'. Wajahnya terlihat tegas dan serius menatap wajah wajah rekan yang dipimpinnya. Begitu pula dengan teman temannya di dalam barisan. Sikapnya siap sedia mendengar aba aba dan langsung mengerjakan instruksi dari "komandannya".

Di dalam paskibra ternyata saya melihat banyak karakter yang sedikit demi sedikit tertanam di diri mereka. Pertama, jiwa patriotisme dan cinta tanah air dan bangsa. Rasa cintanya pada tanah air telah mengalahkan rasa capai mereka berlatih berhari hari untuk mengibarkan bendera. Mereka dapat merasakan bagaimana rasa lelah dan kerja keras para pendahulunya yang berjuang untuk bisa mengibarkan bendera bangsanya.

Ke dua, disiplin dan tanggung jawab. Tanpa kedisiplinan maka tak akan bisa membentuk barisan yang baik, dapat membentuk formasi dalam berbaris dan mengibarkan bendera. Mereka harus bersikap disiplin untuk selalu berada dalam barisannya. Berdiri, lurus dan tak keluar dari barisannya melatih mental mereka untuk melaksanakan tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Kesadaran untuk disiplin melaksanakan amanah yang menjadi tanggung jawabnya, sekecil apapun, tumbuh sejalan dengan latihan. Peran kecil bila terabaikan dan tak dilaksanakan akan berdampak pada rusaknya tatanan.

Ke tiga, patuh dan loyal terhadap pimpinan. Dengan berlatih paskibra, mereka memahami bahwa kepatuhan terhadap pimpinan sangat diperlukan untuk membuat sebuah 'pasukan' atau komunitas berjalan dengan baik untuk mencapai tujuan. Mereka sedang belajar untuk mampu mengalahkan ego sendiri. Mereka sedang berlatih untuk tidak menuruti keinginan sendiri, keluar dari barisan 'jamaah' yang akhirnya hanya akan membuat persatuan dan kesatuan tim menjadi terabaikan yang akibatnya bisa sangat fatal. Yakni terjadinya ketidakteraturan, ketidakharmonisan, yang menyebabkan sebuah tujuan mulia jadi tak dapat diwujudkan.

Yang ke empat adalah kerjasama. Sebuah kerjasama dalam satu tim sangat diperlukan untuk mencapai tujuan. Kerjasama yang baik antar anggota tim menjadikan tim itu bisa lebih cepat bergerak ke arah yang dituju. Bukan masalah peran besar atau kecil yang di amanahkan namun seberapa jauh peran itu 'dimainkan' dan dilaksanakan sebaik baiknya. Kesadaran untuk bekerja bersama, bergerak bersama sesuai posisinya masing masing akan membuat formasi terbentuk dengan sempurna, terlihat indah di depan mata. Harmonis dalam gerak, visi dan misinya.

Selamat berlatih anak anak Paskibra MTsN 4 Kota Surabaya. Semangat!

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali